REFLEKSI PERINGATAN HARI PAHLAWAN
Pahlawan
adalah jiwa nusa dan bangsa
Pahlawan
adalah pejuang kemerdekaan Indonesia
Pahlawan
simbol pengorbanan tiada tara
Pahlawan
adalah mereka dan kita..
Abdul Muis,
Ki Hajar Dewantara, dr. Soetomo,
Haji Ahmad Dahlan, Cut Nyak Dhien dan Raden Ajeng Kartini
hanyalah beberapa nama dari sekian banyak nama pahlawan kemerdekaan dan
pahlawan revolusi Negara indonesia. Mereka mengorbankan jiwa, raga dan harta
yang mereka punya hanya untuk membebaskan rakyat indonesia dari tindasan, cercaan
dan pengeksploitasian para penjajah yang haus akan keserakahan. Tangisan dan
rintihan seolah melekat dalam keseharian rakyat indonesia. Anak kecil yang
kelaparan, pemuda – pemuda yang terus di paksa bekerja dan perempuan –
perempuan yang di injak – injak kehormatanya tak ada harga sedikitpun di mata
para penjajah yang merupakan derita yang amat terasa dan membekas dalam jiwa.
Kemerdekaan yang kini kita
nikmati dan kita rasakan ini bukanlah hadiah ataupun pemberian para penjajah.
namun kemerdekaan di dapat kan melalui perjuangan keras dan pengorbanan para
pahlawan dan seluruh rakyat indonesia. Jelas mereka bukan tidak memiliki tujuan melakukan
berbagai perlawanan terhadap para
penjajah yang mencoba merebut bangsa ini dan para pahlawan tentu tidak ingin
secuil tanah subur ini jatuh terlalu lama dalam genggaman para penjajah dan
mengembalikan harkat derajat bangsa.
10 november sering
kita gembor gemborkan sebagai peringatan hari pahlawan. Bukan hanya pelajar,
guru atau pun pegawai, semua warga masyarakat ikut berpartisipasi dalam
memperingati hari pahwan yang kerap di isi oleh upacara, tabur bunga bahkan
perlombaan yang seringa kali membuat mereka tersenyum tanpa mengerti akan
essensi peringatan hari pahlawan. Jelas sekali itu adalah perayaan yang tidak
penting. Bagaimana tidak, apakah membalas pengorbanan hanya cukup dengan
upacara atau pun tabur bunga tahunan??
Oleh karena itu
marilah kita isi kemerdekaan ini dengan kesadaran mengabdikan diri pada bangsa
dengan sebenar – benar nya. Jangan sampai pengorbanan para pahlawan sia – sia,
mulai dari diri kita masing – masing dan
semoga kita menjadi pahlawan masa kini dalam mengisi kemerdekaan Negara
Kesatuan Republik Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar